Sabtu, 17 Desember 2022
Tugas Wali Kelas di Sekolah
Sebagai seorang pengajar, guru juga diruntut untuk mengurus seluruh siswa dalam sebuah kelas atau biasa disebut dengan wali kelas. Keberadaan wali kelas sangatlah penting dalam proses belajar mengajar. Sebab, wali kelas menjadi seorang yang paling mengetahui sikap dan perilaku siswa. Akibatnya adalah guru dan siswa lebih mudah dalam memahai pelajaran
Untuk memudahkan wali murid dalam mengawasi para murid, Kementrian Pendidikan mengeluarkan sebuah peraturan atau lebih dikenal dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud). Berikut tugas wali kelas di sekolah berdasarkan Permendikbud.
Tugas Wali Kelas di Sekolah berdasarkan Permendikbud
Tugas meruapakan tanggung jawan yang diberikan seseorang untuk dilaksanaan. Dalam melaksanakan tugasnya, terdapat rambu-rambu yang mengatur agar pelaksanaannya semakin maksimal dan efektif. Demikian pula dengan seorang guru yang ditunjuk menjadi wali kelas.
Tugas dari seorang wali kelas telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 tentang Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah yaitu,
Mengelola kelas yang menjadi tanggungjawabnya;
Berinteraksi dengan orang tua/wali peserta didik;
Menyelenggarakan administrasi kelas
Menyusun dan melaporkan kemajuan belajar peserta didik;
Membuat catatan khusus tentang peserta didik;
Mencatat mutasi peserta didik;
Mengisi dan membagi buku laporan penilaian hasil belajar
Penjelasan secara terperinci dari tugas pokok wali kelas berdasarkan Buku Panduan Manajemen Tugas Wali Kelas Berbasis Teknologi Informasi karya Dr.Syofianti Engreini, M.Pd dan Fariz Rizal, M.Pd (2020:5-7), yaitu:
1. Pengelolaan Kelas
Dalam pengelolaan kelas, ada beberapa komponen tugas wali kelas yang harus dipahami dan dilaksanakan, yaitu:
a. Tugas Pokok
Mewakili orang tua dan kepala sekola dalam lingkungan pendidikan
Meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Membantu pengembangan keterampilan dan kecerdasan siswa
Membina karakter, budi pekerti, dan kepribadian siswa
b. Mengetahui Keadaan Siswa
Mengetahui jumlah (Putra dan Putri) dan nama-nama siswa
Mengetahui identitas lain dari siswa
Mengetahui kehadiran siswa setiap hari
Mengetahui masalah-masalah yang dihadapi siswa
c. Melakukan Penilaian
Tingkah laku siswa sehari-hari di sekolah
Kerajinan, kelakuan, dan kedisiplinan siswa
d. Mengambil Tindakan Bila Dianggap Perlu
Pemberitahuan, pembinaan, dan pengarahan
Peringatan secara lisan dan tertulis
Peringatan khusus yang terkait denyan BK/Kepala Sekolah
e. Langkah Tindak Lanjut
Memperhatikan buku nilai rapor siswa;
Memperhatikan keberhasilan/kenaikan siswa;
2. Penyelenggaraan Administrasi Kelas, meliputi:
Membuat visi, misi dan tujuan kelas, mengacu kepada visi, misi dan tujuan sekolah
Membuat yel-yel kelas
Membuat denah tempat duduk siswa
Menyediakan papan absensi siswa
Membuat daftar pelajaran dan daftar piket
Menyediakan buku presensi
Menyediakan buku jurnal kelas
Membuat tata tertib kelas
3. Penyusunan dan Pembuatan Statistik Bulanan Siswa
Pembuatan statistik bulanan siswa berguna untuk melihat kondisi proses belajar mengajar siswa mulai dari mengecek kehadiran, penilaian, dan kegiatan peserta didik di bulan itu.
4. Pembuatan Catatan Khusus tentang Siswa
Catatan khusus masing-masing peserta didik berguna untuk memudahkan identifikasi siswa yang ada dalarn tanggung jawab wali kelas.
5. Pencatatan Mutasi Siswa
Jika ada siswa yang mutasi, maka wali kelas pencatatan sebagai bukti administrasi di akhir semester.
6. Pengumpulan nilai
Pengumpulan nilai siswa dari guru mata pelajaran untuk diserahkan kepada tim pengolah nilai, pengisian dan pembagian buku laporan penilaian hasil belajar, di tengah semester, dan akhirsemster, serta di akhir tahunan pelajaran.
7. Menyusun laporan pelaksanaan tugas sebagai wali kelas kepada kepala sekolah
Uraian tugas wali kelas di atas dapat memberi gambaran bahwa wali kelas memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugas sebagai guru dan juga seorang pengganti orang tua saat di sekolah.
Memperhatikan dan membina suasana kekeluargaan.
Rabu, 04 November 2020
Kumpulan Materi Bimtek Mapel SKI Tingkat MTs Sesuai KMA 183 dan 184
Kumpulan Materi Bimtek Mapel SKI Tingkat MTs Sesuai KMA 183 dan 184Kumpulan Materi Bimtek Mapel SKI Tingkat MTs Sesuai KMA 183 dan 184 - Kumpulan Materi Bimtek Mapel SKI Tingkat MA Sesuai KMA 183 dan 184 - Pada kesempatan kali ini Saya akan membagikan kumpulan materi bimtek supervisi Pembelajaran Berdasarkan KMA 183 dan 184 mapel SKI untuk jenjang MTs ,juga saya sisipkan video pada youtube saat pelaksanaan Bimtek pada aplikasi ZOOM, Absensi Kehadiran dan Sertifikat.
Untuk file lengkap Kumpulan Materi Bimtek Mapel SKI Tingkat MTs Sesuai KMA 183 dan 184 Tampilan seperti ini
dan anda bisa Download di Sini : DOWNLOAD
* yang kedua yang saya bagikan adalah Live Meeting ZOOM
Kumpulan Materi Bimtek Mapel SKI Tingkat MTs Sesuai KMA 183 dan 184
* yang kedua yang saya bagikan adalah Live Meeting ZOOM
silahkan anda Tonton Videonya dibawah Ini
1. Hari Pertama
LIVE Hari 1 MTS - Bimtek Implementasi Pembelajaran berdasarkan Kurikulum (KMA 183 & 184) Mapel SKI ( Klik DISINI )
LIVE Hari 2 MTS - Bimtek Implementasi Pembelajaran berdasarkan Kurikulum (KMA 183 & 184) Mapel SKI ( Klik DISINI )
Minggu, 29 Januari 2017
Senin, 24 Oktober 2016
Cara lancar membaca untuk anak
Cara Mengajari Anak Membaca
Ada banyak orangtua yang mengupayakan agar anak balitanya yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak untuk bisa membaca dengan lancar dengan berbagai alasan. Takut tertinggal dari anak yang lain, takut tidak bisa diterima di sekolah favorit, takut anak tidak bisa mengikuti pelajaran yang memang seolah didesain hanya bisa diikuti oleh anak yang sudah lancar membaca, dan berbagai jenis kekhawatirannya. Akhirnya apa yang terjadi, hari-hari si Balita mulai terisi dengan berbagai les tambahan untuk memperlancar kemampuan membacanya.
Apakah hal seperti itu salah? Ya, jika memang dipaksakan dan tidak melihat kemampuan tiap anak. Tapi bisa jadi tidak salah, asalkan dilakukan dengan mengandalkan kreatifitas. Misalnya proses belajar membaca dilakukan sembari bermain dan dibuat menyenangkan. Cara-cara kreatif seperti ini harus Mak lakukan agar anak tidak merasa terbebani dengan “target” mampu membaca, tapi justru anak akan merasa senang dan bahagia.
5 Cara Menyenangkan Mengajari Anak Membaca
Mengajarkan hal yang baru bagi anak, membutuhkan tingkat kesabaran ekstra baik bagi guru maupun orangtua. Ingat ya Mak, tidak boleh ada unsur paksaan apalagi tekanan saat mengajarkan anak membaca. Orangtua juga tidak bisa hanya menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah, sebaliknya orangtua juga harus berperan aktif untuk mengajari anak membaca dirumah. Berikut ini ada 5 cara yang bisa Mak lakukan untuk mengajari anak membaca dengan cara yang menyenangkan.
Membaca Buku Cerita
Hampir setiap anak pasti menyukai membaca buku, apalagi buku yang menarik dengan berbagai gambar dan karikatur. Jadi, pilihkan buku cerita bergambar. Pada mulanya, membaca dilakukan untuk membantu si kecil menambah perbendaharaan kata nya, sehingga nanti saat dikenalkan pada kata-kata, anak sudah tidak asing lagi mendengarnya. Di fase selanjutnya saat kemampuan membaca anak sudah mulai terasah, Mak bisa ajak anak untuk membaca setiap kata yang tertulis dalam buku ceritanya sambil menceritakan keseluruhan cerita yang ada.
Menggunakan Media Kartu Baca
Kartu baca atau yang lebih dikenal dengan flash card adalah salah satu media yang bisa Mak gunakan untuk mengajari anak dengan cara yange menyenangkan sambil bermain. Kartu baca bergambar ini biasanya sangat disukai anak-anak. Ada beragam jenis flash card, misalnya kartu yang berisikan nama-nama hewan, benda di sekitar kita, buah, sayuran, angka, abjad,huruf hijaiyah dan lain sebagainya. Dengan menggunakan Flash card, Mak bisa mengenalkan setiap objek, angka dan huruf kepada anak. Tidak hanya mengenalkan objek atau benda, kini tersedia juga berbagai pilihan flash card yang mengenalkan suku-suku kata, sehingga secara langsung mengajai anak untuk bisa mahir membaca.
Membaca sambil bernyanyi
Mau mengenalkan huruf-huruf kepada anak? cara nya mudah sekali, bernyanyilah. Meskipun suaranya gak terlalu bagus, itu sama sekali bukan masalah Mak. Yang terpenting, anak sangat suka bernyanyi. Jadi yuk sering-seringlah ajak si kecil bernyanyi lagu abjad/ huruf, pasti dalam waktu singkat anak sudah mahir mengenali dan hafal setiap huruf.
Belajar Menggunakan Karpet Huruf
Ada berbagai pilihan media yang bisa Mak gunakan untuk mengajari anak membaca, salah satunya memanfaatkan karpet huruf. Pilihlah karpet yang berdesainkan huruf-huruf, jadi saat anak bermain diatasnya secara tidak langsung Mak juga bisa ajak anak untuk mengenali dan menghafal setiap huruf yang terttulis diatasnya.
Membaca Via Gadget
Ini cara yang bisa jadi paling menyenangkan untuk anak, tapi harus tetap dibatasi penggunaannya. Gagdet memiliki berbagia fitur menarik yang bisa Mak manfaatkan sebagai media pembelajaran. Melalui gadget, Mak bisa mengunduh berbagai aplikasi pembelajaran di playstore, googlestore atau bbm store. Jangan lupa untuk selalu mendampingi si kecil saat menggunakan gadget dan batasi lama penggunaannya ya. Terlalu lama menggunakan gadget, justru bisa memberikan dampak dampak negatif lainnya.
Jadi Mak, cara mengajari anak membaca tidak serumit yang dibayangkan. Sabar dan kreatif jadi kunci keberhasilan membuat anak pandai membaca dengan tanpa paksaan bahkan sangat menyenangkan. Selamat mencoba ya.
Sabtu, 30 Juli 2016
Fitur Baru Simpatika
JADWAL RILIS FITUR SIMPATIKA PERIODE SEMESTER 1 TP. 2016/2017
Assalammualaikum wr.wb.
Salam sejahtera.
Kepada Pengguna Yth.
Sesuai dengan jadwal bahwa SIMPATIKA Periode Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017 akan dibuka mulai 1 Agustus 2016. Sesuai dengan Juknis Tunjangan Profesi Guru periode 2016 bahwa SIMPATIKA menjadi sistem informasi utama untuk tata kelola tunjangan guru di lingkungan Kemenag. Untuk mendukung hal tersebut dilakukan beberapa penyempurnaan pada aplikasi SIMPATIKA, sesuai jadwal rilis berikut:
Rilis Tanggal 1 Agustus 2016
- Pembagian peran (roles) hak akses admin sesuai kewenangan wilayah kerja pada unit kerja di lingkungan Kemenag (Madrasah, PAI, dan BIMAS) dari tingkat Kab/Kota, Kanwil Provinsi dan Pusat.
- Lanjutan Verval NRG dan Verval SK Inpassing.
- Cetak Kartu Digital status keaktifan PTK pada periode Semester 1 TP. 2016/2017.
- Isian Jadwal Mengajar Guru Semester 1 TP. 2016/2017.
- Registrasi Guru Baru mapel Pendidikan Agama yang bertugas di satminkal sekolah Kemdikbud dapat diproses oleh Admin Kankemenag Kab/Kota.
- Kepala Madrasah status PNS diijinkan ditempatkan di madrasah swasta.
- Fitur penerbitan Nomor Peserta Sertifikasi bagi guru bersertifikasi yang belum memiliki nomor peserta (standar 14 digit numerik) di piagam sertifikasinya (khusus pola sertifikasi dalam jabatan).
Rilis Tanggal 8 Agustus 2016
- Ajuan ijin belajar bagi para guru yang belum S1/D4.
- Konfirmasi kesesuaian nama mapel sertifikasi dengan kode mapel (bagi guru yang telah verval NRG permanen). Dan Verval NRG ulang bagi guru yang terdeteksi nomor peserta tidak valid (14 digit numerik).
- Verval sertifikasi kedua, ketiga, dst.
- Penambahan 4 JTM bagi madrasah yang menggunakan KTSP.
- Isian jadwal mengajar oleh Guru PAI berbasis kelas/rombel.
- Cetak S25
- Cetak SKBK bagi guru satminkal madrasah negeri oleh akun Kepala Madrasah Negeri tempat satminkalnya. Untuk guru satminkal madrasah swasta, cetak SKBK oleh Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota setempat.
Rilis akhir Agustus 2016
- Pengelolaan kelas akselerasi basis K13 pola 4 semester dan 6 semester.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Wassalam,
Admin Pusat
Kamis, 17 Maret 2016
| No. | PEGID | NUPTK | NPK | Nama | Tmp Lahir | Tgl Lahir | Kelamin | NIK | Nama Ibu | Kualifikasi | Fungsi | Status | Sertifikasi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 20554895192002 | ANSORI | SAMPANG | 20-09-1992 | L | 3527142009920002 | SUTIYAH | SMA | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 2 | 20554895188002 | HAMDAN | SAMPANG | 08-12-1988 | L | 3527140812880004 | SUMMAH | S1 | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 3 | 20554895189001 | KHOLIS | SAMPANG | 27-02-1989 | L | 3527142702890003 | MIDAH | S1 | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 4 | 20554895188003 | KHOSEN | SAMPANG | 07-09-1988 | L | 3527140709880005 | ARSANTEN | SMA | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 5 | 20554895188004 | M.MUNIB | SAMPANG | 03-12-1988 | L | 3527140312880002 | ROKAYYAH | S1 | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 6 | 91000085137551 | 5138763664210133 | 2850380166090 | MAILAH | SAMPANG | 08-06-1985 | P | 5138763664210133 | SUMMAH | SMA | Guru | Non PNS | Tidak |
| 7 | 20554895194001 | MOH HADI | SAMPANG | 20-02-1994 | L | 3527142002940006 | RIAMA | SMA | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 8 | 20554895188001 | MUTI`AH | SAMPANG | 02-10-1988 | P | 3527144210880005 | SAHANA | SMA | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 9 | 20554895192001 | PURAJI | SAMPANG | 24-11-1992 | L | 3527142411920002 | TIRATMA | SMA | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 10 | 91000086153397 | 1650764670110002 | 1861980073033 | RUSLAN | SAMPANG | 18-03-1986 | L | 3527141803860003 | HATIK | S1 | Guru | Non PNS | Tidak |
| 11 | 91000085164354 | 7457763665200022 | 3852550071075 | SOHERUL ALIM | PAMEKASAN | 25-01-1985 | L | 3528122501850003 | SITI AISYAH | S1 | Guru/Wakamad | Non PNS | Ya |
| 12 | 20554895187002 | Suudi | Sampang | 25-06-1987 | L | 3527142506870011 | Satina | S1 | Guru | Non PNS | Tidak | ||
| 13 | 91000079164545 | 8446757661200003 | 1790310134083 | TOBIBUDDIN | PAMEKASAN | 01-04-1979 | L | 3527140104790003 | SITI AISYAH | S1 | Guru/Kepala | Non PNS | Ya |
| 14 | 20554895187001 | WADOD | SAMPANG | 18-03-1987 | L | 3527141803870002 | HORIYAH | SMA | Guru | Non PNS | Tidak |
Selasa, 08 Maret 2016
KURIKULUM MADRASAH DI SIMPATIKA
STANDAR IMPLEMENTASI KURIKULUM MADRASAH RA, MI,MTs dan MA DI SIMPATIKA Versi 1.0 (Rilis Tanggal 8 Maret 2016)
STANDAR IMPLEMENTASI KURIKULUM MADRASAH RA, MI,MTs dan MA DI SIMPATIKA Versi 1.0 (Rilis Tanggal 8 Maret 2016) - Sesuai dengan KMA no. 207 Th. 2014 bahwa Pelaksanaan Kurikulum Madrasah pada jenjang MI, MTs dan MA mulai periode semester 2 (dua) Tahun Pelajaran 2014/2015 secara umum menggunakan standar KTSP untuk Mapel Umum.
Adapun untuk Mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab tetap menggunakan standar K13 sesuai dengan KMA 165 Th. 2014. Kombinasi KTSP dengan K13 (Khusus PAI & Bahasa Arab) dimaksud berdampak terhadap penyesuaian alokasi JTM per Mapel khususnya PAI dan Bahasa Arab dan total alokasi JTM per minggu pada setiap tingkat di semua jenjang Madrasah.
Penyesuaian dimaksud sebagaimana pada Lampiran Struktur Kurikulum Madrasah terlampir. Tabel Struktur Kurikulum Madrasah (KTSP) yang telah disesuaikan tersebut digunakan sebagai dasar konfigurasi sistem di Layanan SIMPATIKA (modul Isian Jadwal Kelas) dalam hal menentukan Jumlah Tata Muka (JTM) setiap Mata Pelajaran dan batasan maksimal Total JTM yang berlaku pada setiap tingkat rombel/kelas di seluruh jenjang MI, MTS, dan MA. Adapun untuk Tabel Struktur Kurikulum 2013 (K13) tetap sesuai dengan KMA no. 165 Th. 2014.
Pelaksanaan KTSP dan K13
Dengan diterbitkannya KMA no. 207 Th. 2014 maka seluruh Madrasah (MI, MTs, MA) diwajibkan menggunakan KTSP mulai semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015 kecuali bagi Madrasah yang telah ditetapkan oleh SK Dirjen no. 481 dan no.5114 dapat menggunakan K13. Proses verfifikasi dan validasi Madrasah pelaksana K13 sepenuhnya dilaksanakan oleh Admin Kanwil Kemenag di wilayah provinsi masingmasing.
Kurikulum RA
Khusus untuk jenjang RA menggunakan kurikulum berbasis Tematik dengan perhitungan sebagai berikut: • 1 Jam Pelajaran = 30 menit
• Minimal 150 menit per hari (5 JTM/hari) dan maksimal 180 menit per hari (6 JTM/hari).
• Minimal alokasi JTM per minggu = 30 JTM dan maksimal alokasi JTM per minggu = 36 JTM. Dokumen SIMPATIKA 2016 2
Isian Jadwal
Kelas Isian Jadwal Kelas menggunakan dasar kurikulum KTSP KMA 207 dan/atau K13 KMA 165 sebagaimana dijelaskan pada bagian A dan B. Isian Jadwal Kelas sebagai syarat untuk menentukan perhitungan alokasi JTM dari setiap Guru dan dasar dari penerbitan Keaktifan Kolektif (S25), SKMT dan SKBK dari sistem Layanan SIMPATIKA.
Saat operator madrasah melakukan proses Isian Jadwal Kelas, sistem secara otomatis akan mendeteksi pemenuhan alokasi JTM per Mapel, alokasi maksimal JTM mingguan per kelas/rombel, alokasi JTM setiap Guru hingga bentrok Jadwal Mengajar Guru baik di Satminkal dan Non Satminkal. Mekanisme otomasi ini ditujukan untuk lebih meningkatkan akurasi data alokasi JTM agar sesuai dengan standar Kurikulum yang ditetapkan sesuai KMA no. 207 Th. 2014.
Saat operator madrasah melakukan proses Isian Jadwal Kelas, sistem secara otomatis akan mendeteksi pemenuhan alokasi JTM per Mapel, alokasi maksimal JTM mingguan per kelas/rombel, alokasi JTM setiap Guru hingga bentrok Jadwal Mengajar Guru baik di Satminkal dan Non Satminkal. Mekanisme otomasi ini ditujukan untuk lebih meningkatkan akurasi data alokasi JTM agar sesuai dengan standar Kurikulum yang ditetapkan sesuai KMA no. 207 Th. 2014.
Linieritas Mapel Sertifikasi
Setiap Mapel yang diampu oleh Guru baik di Satminkal dan Non Satminkal akan dinilai kesesuaian/linieritas dengan Mapel Sertifikasi Guru pengampunya tersebut oleh sistem.
SIMPATIKA secara otomatis dapat menentukan status Linier atau Tidak Linier dari setiap Mapel yang diampu Guru dengan Sertifikasi yang dimilikinya. Sertifikasi Guru yang diakui oleh sistem adalah yang telah melalui proses VerVal NRG hingga tuntas (permanen).
Bilamana status VerVal NRG dari Guru belum tuntas (belum permanen) maka Mapel yang diampu oleh Guru tersebut tetap terekam dan diakui JTM nya di SIMPATIKA namun dengan CATATAN STATUS dinyatakan Tidak Linier dengan Mapel Sertifikasinya.
SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas) dapat dicetak setelah proses Isian Jadwal Kelas dan Keaktifan Kolektif (S25a) disetujui oleh Admin Kemenag Kab/Kota (S25b).
Pada SKMT akan memuat informasi semua Mapel yang diampu oleh Guru bersangkutan termasuk status Mapel yang Linier dengan Sertifikasinya.
Proses Keaktifan Kolektif (S25a) dan cetak SKMT hanya bisa dilakukan oleh Akun Kepala Madrasah atas ajuan dari setiap individu Guru di Madrasah yang dipimpinnya. SKMT Guru diproses oleh masing-masing Akun Kepala Madrasah Satminkal atau Non Satminkal tempat Guru mengajar.
Oleh karena itu setiap Madrasah wajib memiliki Kepala Madrasah yang aktif baik yang permanen atau sementara yang telah diregistrasikan resmi oleh Admin Kemenag Kab/Kota masing-masing.
SKBK hanya bisa dicetak oleh Kemenag Kab/Kota sebagai yang berwenang menerbitkannya. Syarat penerbitan SKBK adalah penyerahan berkas SKMT dari setiap individu Guru baik yang berasal dari Madrasah Satminkal atau Non Satminkalnya ke pihak Kemenag Kab/Kota masing-masing.
sumber : simpatika
Silahkan lihat struktur Kurikulum Perjenjang Mulai RA, MI, MTs dan MA yang di pakai di layanan Simpatika
Sahabat Infosekolah87, bisa mendownload melalui tautan di bawah ini
Langganan:
Komentar (Atom)




